Harga Emas Turun Rp6 Ribu, Berikut Ini Rinciannya

Harga Emas Turun Rp6 Ribu, Berikut Ini Rinciannya

Di lasnsir dari residencedaercole.com, harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam turun. Pantauan dari logammulia.com, Selasa (20/4/2021), harga emas turun Rp6 ribu menjadi Rp933 ribu per gram.

Sementara, harga jual kembali atau buyback juga turun RpRp6 ribu menjadi Rp829 ribu per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Di kutip dari IDN Poker APK, berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

0,5 gram: Rp516,5 ribu

1 gram: Rp933 ribu

2 gram: Rp1,806 juta

3 gram: Rp2,684 juta

5 gram: Rp4,440 juta

10 gram: Rp8,825 juta

25 gram: Rp21,937 juta

50 gram: Rp43,795 juta

100 gram: Rp87,512 juta

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas, bisa bernapas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

3. Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas

Berinvestasi pada emas seringkali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.