Kabarnya Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Resmi Akan Jalani Rehabilitasi

Kabarnya Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Resmi Akan Jalani Rehabilitasi

Artis Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan sopirnya, telah mengajukan rehabilitasi. Di lansir dari laman residencedaercole.com, Kapolres Metro Jakarta Pusat Hengki haryadi menyebutkan permohonan rehabilitasi itu tidak sanggup di kabulkan oleh penyidik.

“Kemudian dengan rehabilitasi, bukan perkara tidak lanjutkan, perkara tetap kami lanjutkan, kami bawa ke sidang, nanti akan di vonis hakim di mana ancaman maksimal adalah empat tahun dan kemudian untuk rehabilitasi bukan di laksanakan oleh penyidik,” ujar Hengki di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021).

Di kutip dari laman aplikasi idnpoker, Hengki mengaku sudah terima surat pengajuan rehabilitasi dari keluarga Nia dan Ardi. Nia dan Ardi juga sudah di kerjakan oleh tim asesmen.

“Ada permohonan dari keluarga kami fasilitasi, oleh sebab itu di laksanakan oleh tim asesmen terpadu BNN, Polri, kejaksaan. Dokter, psikiater, di luar penyidik, di luar Polres Metro Jakarta Pusat. Akan tetapi kami perlu tekankan lagi seandainya ada keputusan rehabilitasi sebagaimana di wajibkan dalan Undang-undang pasal 54, UU 35 tahun 2009. Bukan berarti berkas tidak di lanjutkan, oleh sebab itu akan tetap kami lanjutkan, bawa ke pengadilan nanti akan di vonis hakim,” katanya.

1. Asesmen BNN sudah keluar

Sudah muncul surat asesmen yang di tandatangani Deputi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, Dra Riza Sarasvita. Dalam surat itu, Riza menyatakan rehabilitasi bakal di tunaikan di instansi kompeten yang di anjurkan BNN.

“Rehabilitasi keduaya meliputi asesmen lanjutan, evaluasi psikologis, wawancara motivasional, konseling, intervensi psikososial sesuai kebutuhan, serta konseling marital,” ujar Riza dalam keterangan resminya.

2. Hasil assesmen BNN

Berikut hasil assesmen BNN terhadap Nia, Ardi, dan sopirnya:

1. Rujukan:
a. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
b. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional;
c. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika;
d. Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 16 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional;
e. Peratuan Bersama Badan Narkotika Nasional dengan Mahkumjakpol Nomor 01 Tahun 2014 tentang Penanganan Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi;
f. Program Kerja Deputi Bidang Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Tahun 2016;
g.Surat dari Kepala Kepolisian Resort Metro Jakarta Pusat nomor surat B/5386/VII/RES.4.2/2021/Restro JP pada tanggal 8 bulan Juli 2021Perihal Permohonan Pemeriksaan Asesmen Terhadap Tersangka a.n Zen Vivanto, Ramadhania Ardiansyah, Anindra Ardiansyah Bakrie.

2. Telah di lakukan asesmen terhadap klien a.n. Anindra Ardiansyah Bakrie, a.n. Ramadhania Ardiansyah, a.n. Zen Vivanto pada tanggal 9 juli 2021

3. Oleh sebab itu, berdasarkan rekomendasi hasil asesmen yaitu terperiksa di anjurkan untuk mendapatkan rehabilitasi (meliputi asesmen lanjutan, evaluasi psikologis, wawancara motivasional, konseling, intervensi psikososial)

4. Rehabilitasi di lakukan di Lembaga Rehabilitasi yang kompeten sebagaimana yang di tunjuk penyidik dan keluarga.

5. Surat di tandatangani Deputi Rehabilitasi BNN Dra. Riza Sarasvita, M.Si, MHS, Ph.D, Psikolog

3. Aburizal Bakrie maafkan Ardi dan Nia Ramadhani gunakan narkoba

Aburizal Bakrie sudah memaafkan anak dan menantunya, Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani, yang menjadi tersangka persoalan penyalahgunaan narkoba. Juru Bicara keluarga Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa, mengatakan Ardi dan Nia awalnya meminta maaf kepada orang tuanya.

“Keduanya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan keluarga besar. Kedua orang tua telah memberikan maaf dan dukungan untuk melalui masalah ini,” kata Lalu Mara di kutip dari akun instagram tvOnenews, Sabtu (10/7/2021).

4. Sudah tampil di depan publik

Nia dan Ardi udah di tampilkan di depan publik. Oleh karena itu secara resmi, mereka berkomentar untuk pertama kalinya.

Nia yang maju untuk membacakan pernyataan. Sambil menangis, dia mengaku menyesal udah terlibat di dalam penyalahgunaan narkoba.

“Sore hari ini mohon izinkan saya dengan segala kerendahan hati untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesarnya kepada seluruh pihak terkait khususnya kepada keluarga besar, sahabat, dan teman-teman, orang-orang yang mengasihi saya. Rekan kerja dan seluruh pihak yang sudah menaruh kepercayaan kepada saya,” ujar Nia di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021).

Selanjutnya, Nia menyatakan bahwa ia dan suami bakal kooperatif. Dia mau menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Sebagai WNI yang baik, saya akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan,” katanya.